Tampilkan postingan dengan label Pikiran Segar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pikiran Segar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2009

SIMAK UI





SEDERHANA SAJA..

BUAT TEMAN - TEMANKU..

LIHAT LINK INI DAN DAPATKAN BANYAK BANTUAN ALL ABOUT SIMAK

MULAI DARI KUNCIJAWABAN SAMPAI LAIN-LAIN..

BELAJAR DAN BERMAIN

Beliau sang empunya blog ini selain orangnya ramah, juga baik hati serta rajin belajar dan juga bermain,, hehe.. lihat saja filosofinya tenyang belajar - ups.. atau tentang bermain ini - Belajar dan bermain itu hubungannya sangat erat. Orang tidak akan belajar kalau tidak bermain, dan tidak akan bermain kalau tidak belajar. Yang paling baik adalah menganggap bahwa belajar itu adalah permainan. nah, bagaimana .. sodara-sodara tertarik bukan untuk nengok kekediaman beliau ini.. apa lagi jika sodara sekalian sudah menikmati santapan lezat yang ia hadirkan secara informatif dan dapat memuaskan hasrat sodara-sodara yang malas googling tetapi ingin mendapat info-info lengkap tentang SIMAK UI yang memang menjadi kontroversi..
Nah selamat memanjakan diri, dan hati-hati di jalan.
masa depan itu ada pada masa depan.. hehe..

salam sukses selalu..
gambar nyomot dari sini tanpa permisi

Senin, 29 Desember 2008

Allhamdulillah

Alhamdulillah,,
subhanallah,, walhamdulillah....
senang sekali... setelah lama ndak bisa ngeblog lagi dikarenakan saia kena iseng orang jadi password saia keganti...


wah wah...
pokoke senang!!!

saia berjanji akan membuat isi blog ini membahagiakan orang lain yang membaca dan yang paling penting membahagiai diri saia sendiri selaku empunya site ini...

mohon do'anya ya...

-salam hangat selalu di malam yang dingin-

Rabu, 03 September 2008

Baik,,, sesuatu yang Sederhana

Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertakwa, , dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui. (Al-Baqoroh:103)

06.59 (sori, baru inget ngasihtanggal penulisan, jadi jam yg tertera disini kurang tepat)

Seringkali muncul dibenakku apakah aku ini orang baik? Orang-orang banyak yang bilang bahwa diriku ini baik. Padahal aku sendiri tidak tahu diriku ini baik atau tidak, alasannya sederhana saja, karena aku tidak tahu seperti apa itu ‘Baik’.

Akhirnya kuputuskan untukmencari tahu baik itu seperti apa? Tapi bukan dengan bertanya pada orang “apakah aku ini baik?” atau “apakah aku ini orang yang baik?”. Sebalumnya izinkan aku mengulas sedikit kenapa aku lebih memilih untuk bertanya daripada studipustaka atau“googling”. Alasannya ada beberapa:

1. Saya wanita

Pernah baca buku Men from Mars and Women from Venus?? Disana tertulis apabila sedang tersesat dijalan pria cenderung mencari jlan keluarnya sendiri dengan memperhatikan keadaan sekitarnya, sedangkan wanita akan cendenrung bertanya pada orang yang dilaluinya. (hehe..)

2. Saya mempunyai banyak teman yang saya percaya mereka selalu “berbuat baik”, khususnya yang saya rasakan pada diri saya. Dan saya percaya bahwa mereka semua menyayangi saya. (bahkan rela diganggu malem-malem..:P)

Berikut beberapa yang dikatakan temanku..

“Dia yang bisa menghargai sesuatu yang patut dihargai mungkin bisa dibilang baik.”

“Baik bisa berarti terpuji, tapi bisa berarti kesanggupan”

Orang baik adalah seseorang yang melakukan perbuatan baik kepad siapapun disaat siapapun tersebut membutuhkan ”Sebuah Kebaikan”

“Orang baik selalu berbuat baik karena memang itulah dirinya, bukan karena maksud tertentu” ORANG BAIK SULIT DITEMUI, TETAPI ORANG YANG BERBUAT BAIK MUDAH DITEMUI.

Bagaimana kita dapat mengetahui kalau seseorang baik atau tidak?? Nah, ilustrasinya kurang lebih seperti ini..

Baik itu tergantung bagaimana si A menanggapi perbuatan baik si B, tapi mameng si A tahu isi hati si B? kalau memang si A tahu isi hati si B, apa si A tahu nurani si B?

Lho..loh..loh..?? emang nurani sama hati itu berbeda ya?? Bukannya banyak orang yang bilang “dia itu mempunyai hati nurani yang baik”

Gini penjelasannya: Hati itu perasaan kita yang biasa saja, sedangkan nurani itu “lubuk hati yang terdalam” . Kadang hati dan nurani itu tidak sinkron, yaitu pada saat kita ragu-ragu..

Nah,nah… sabar saudara-saudara.. dengan sabar kita akan mendapatkan akhir yang lebih membahagiakan, itu yang saya percaya, karena Allahuta’ala berjanji begitu.. :P

“Kebaikan adalah Ketenangan” apabila kita berada didekat orang yang baik kepada kita tentu kita dapat menjadi tenang, bukan? Apabiala kita selesai melakukan “sebuah kebaikan” patinya hat kit akan menjadi tenang,kan?

Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mu’min ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon , maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat .(Al-fath:18)

Ada pertanyaan lagi (kan cara cari tahunya dengan bertanya;). Kalau ada pertanyaan “apa kamu ini baik?” Jawabnya apa?

“yang menilai diri kita kan orang lain”

Lho…..padahal orang lain gak tahu hati kita, bahkan kita gak tahu nurani kita sendiri… tapi YANG MAHA TAHU tahu nurani kita. Dia juga tahu kok kalau kita semua mau jadi hamba-Nya yang baik..

Hmmmm…

1. Apa bedanya baik sama berbuat baik?

- Berbuat baik itu belum tentu baik, karena baik itu harus berasal dari nurani

- Berbuat baik itu bisa terpuji oleh orang, tapi yang baik itu tidak butuh pujian..

2. Bagaimana dengan orang yang berkata, “kamu itu baik sekali..”?

- Itu bisa berarti omong kosong, karena yang ia rasakan adalah sebuah kebaikan. Sedangkan yang paling tahu diri kita ini baik atau tidak adalah Yang Mengetahui Nurani kita..

Yang kutahu adalah diriku ini tidak tahu sepenuhnya apakah aku baik atau tidak baik. Yang aku tahu kepastiannya adalah aku selalu berusaha untuk menjadi baik. “… Maka berlomba-lombalah kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian . Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.( Al-Baqoroh:148), aku selalu berusaha menjadi baik. Meski sulit, meski terseok-seok…tidak apa-apa, karena.. baik itu ada di nurani..

“… Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.”( Al-Baqoroh:110)

Ayo kita mulai menjadi baik. Dalam segala hal!! Temen-temen pasti bisa menyimpulkan sendiri, kan dari tulisn di atas…….

Special thanks to:

Richo (caPres RI ke-9 yg terpaksa jadi kaisar di Jepang karena dipaksa pa’denya..)

Faisal Syahrudin (ia akan selalu dihargai karena ia selalu menghargai sesuatu dengan begitu sederhananya, dasar bikin repot….untung waktu itu si achi gak nanya, “naqiya, anaknya Pak Udin mana??”)

Baik itu gak buruk..

Baik itu gak salah..

Tapi terkadang kebaikan dapat menimbulkan penyakit dikalangan mereka yang tidak mengerti tentang kebaikan itu sendiri..kebaikan dapat kita rasakan dengan nurani, dengan nurani yang bersih..

“…. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.( Al-Baqoroh:216)

Sabtu, 16 Agustus 2008

Antara Goresan Hari dan Kesadaran

Hari - hari adalah lembaran baru untuk goresan amal perbuatan. Jadikanlah hari - harimu sarat dengan amalan yang terbaik. Kesempatan itu akan segera lenyap secepat perjalanan awan, dan menunda - nunda perkerjaan tanda orang yang merugi. Dan barangsiapa yang bersampan kemalasan, ia akan tenggelam bersamanya"(Ibnu Jauzy,Al Muhdisy)

Saya dapet nasehat ini waktu dari paklek saya yang lagi menuntut ilmu plus mencari jodoh di negeri nun jauh disana,, waktu itu saya sedang chatting sama dia. wahahah kalo kisah dia mencari jodoh lucu juga! Dia sekarang – baru juga punya anak yang namanya Khansa Karimah…

Menunda-nunda pekerjaan memeang hal yang tidak diajarkan dalam Islam, kenapa? Karena ya jelas menunda pekerjaan berarti tidak mengindahkan waktu yang kita punya, bener, tho. Karena pekerjaan dan waktu adalah hal yang sangat berkaitan. Contohnya saja bila ada orang yang minta maaf karena tidak bisa menghadiri suatu undangan atau datang telat ketika rapat (maaf teman2, tapi emang waktu yang kita punya lebih sedikit daripada amanah yang kita punya…) kebanyakan dari kita akan bilang, “waduh, maaf, ya,,saya tidak bisa datang karena ada kesibukan ini dan itu..”. kan jarang banget orang gak dateng tanpa alesan yang jelas atau emang gak ngasih kabar, atau emang dia males dateng ke acara itu coz yang ngundang itu bermaksud nagih utang ke orang yang diundang..lho??

Kembali ke perkataan ibnu Jauzy tadi…hari-hari adalah lembaran baru untuk goresan amal perbuatan. Iya, bisa jika dianalogikan bahwa satu hari kita sama dengan satu halaman buku kosong, yang mulai kita tulis ketika kita mulai bangun tidur, pergi ke sekolah atau ke kampus atau ke kantor, berinteraksi dengan teman-teman kita baik yang kita kenal sampe yang Cuma kita sunggingi senyum dijalan. Hal-hal apa saja yang terlintas dalam pikiran kita, apa saja yang kita ucapkan dari mulut kita, mulai dari do’a masuk kamar mandi sampe mengkritik pemerintah, kepala sekolah, bahkan guru piket yang padahal tidak tahu menahu kenapa uang SPP semakin mahal. Hal-hal kecil hingga besar yang kita lakukan dengan tangan kita, dari yang terkecil seperti nandatanganin proposal kegiatan. Dan yang berpengaruh besar seperti mungut sampah (go Green earth!). semua kegiatan itu kita tuliskan penuh kedalam satu halaman buku tersebut hingga kita tertidur pulas lagi.

Jadikanlah hari-harimu sarat dengan amalan yang terbaik. Ya jelas dong! Masa kita niatin berbuat jelek setiap mau memulai hari! Sebabnya. Karena setiap hari setiap jam, setiap menit, setiap detik, setiap degupan jantung kita, setiap hirupan nafas kita, adalah amalan yang dinilai oleh Allah SWT, apalagi kegiatan-kegiatan besar yang kita lakukan seperti belajar disekolah, sarapan, tidur, hingga ngblog juga dihitung amalan, sekarang tergantung orang yang mengamalkannya, apabila ia sadar hidup di dunia ini adalah untuk beribadah yang jadi pertanggungjawaban di akhirat nanti, maka jadilah setiap gerak hidupnya amalan yang harus dia jaga dari kesalahan sekecil apa pun. Setiap amal kebaikan pasti akan berbalaskan kebaikan dan setiap amal keburukan pasti akan berbalas keburukan pula.

Kesempatan itu akan segera lenyap secepat perjalanan awan, dan menunda - nunda perkerjaan tanda orang yang merugi. Sering sekali kita dengar tenrtang ini. Kalimat lain yang mengingatkan kita adlah Waktu tidak dapat berulang kembali..

Dan barangsiapa yang bersampan kemalasan, ia akan tenggelam bersamanya. Kemalasan membawa keterpurukan. Ya,, perlu dibahas, kata Thomas Jefferson kalo gak salah: Keberuntungan diperoleh dari kerja keras, semakin keras ia bekerja maka semakin banyak ia memperolahnya. Beberapa orang malas meragukan nasib, kebanyakan dari mereka merasa nasib atau takdir tidak memihak padanya. Padahal perkataan mereka adalah alasan belaka karena mereka gak mau berusaha.

Jadi kita simpulkan mau bagaimana membuka halaman selanjutnya?? Ya tergantung diri sendiri!!

Wallahu’alambishowab.

Ruang dan Waktu

Pernahkah terpikir olehmu???

Bahwa warna biru yang kulihat tidak sama dengan warna biru yang kau lihat atau dengan yang orang lain lihat..

Bahwa bahwa yang dimaksud tajamnya duri menurutku tidak sama dengan tajamya duri menurutmu..

Bahwa suara “apa” yang kudengar tidak sama dengan suara “apa” yang kau dengar..

Bahwa ketika aku mengucapkan “apa”, apa kau mendengar “apa” yang seperti kuucapkan?

Ya,, karena kita berada di dunia, jebakan dimensi ruang dan waktu yang sesungguhnya fana..

Semoga Allah SWt senantiasa memberikan pertunjuk dan hidayahnya kepada kita semua. Wallahu’alambishowab.

Design by infinityskins.blogspot.com 2007-2008